Cinta Tulus Seorang Muhibbin

Umur nya diatas 80 tahun...usia yg tua tapi tubuhnya kekar bak orang yg masih muda..

Syekh Jouban ini selalu datang di majelis saadah baalawy,selalu khidmat di rubath tariem,sembari membagikan air dingin dan segelas vinjan kopi khas tariem untuk diberikan ke tamu2 yg hadir di madras rubath tariem dan akan teringat orang2 yg mengenalnya dengan kebaikannya dan kecintaanya..

Beliau berkata kepada saya :
"Wahai sayyid ,aku melihat habib abdulloh bin umar assyatiri(ayahanda habib salim) dikala umurku 14 tahun,dan aku sempat menggendong penuh cinta habib salim assyatiri dikala masa kecilnya."

Dan ahlu tariem senantiasa mencintai saadah baalwy, karena merekalah kami bisa berjalan dalam keridhoan ilahi..
Kami berjalan dijalan kakek2 mereka(imam alfaqihil muqoddam) dan kami enggan melepaskan mereka, kami tak ingin hilang dari pandangan rosululloh saw..

Aku terdiam, dan bergumam :
" begitu lezat cinta mereka orang2 yg tahu akan hakikat dzuriyyah nabi muhammad saw di kota sejuta wali ini,
Sehingga tidak tampak sifat sombong ataupun riya' atau cinta di lisan dan mereka berkhidmat pula laksana sahabat rosululloh.."

Syekh jouban menjelaskan arti cinta yg tumbuh dari sanubari dan kesungguhannya tampak pada wajah dan tubuhnya mencintai keturunan nabi muhammad saw dengan ketulusan".

Ia berkata :
"Hari2ku kuhabiskan untuk membaca alqur'an di masjid ini(masjid alaydrus), aku punya hubungan yg kuat dengan tempat mulia ini,"

Aku berkata:
"Dahulu kakekku habib alwi di masjid ini .."

Ucapannya yg tenang dan lembut menjawab :
"Alhamdulillah aku bertemu dengan cicit orang yg kulihat dahulu serta kumuliakan dan sungguh aku bersyukur..
Doakan aku wahai sayyid.."

Subhanalloh , lembutnya hati orang2 yg mengenal cinta ahlu bait nabi dikota sejuta wali..

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : خيركم من طال عمره و حسن عمله

Rosulluloh saw bersabda : sebaik2nya kalian adalah yg memiliki umur panjang juga amalan yg baik.

abdkadiralhamid@2016

Subscribe to receive free email updates: