Tempuhlah Jalan Leluhurmu...!!!

Tempuhlah Jalan Leluhurmu...!!!



Para keturunan Rasulullah saw memiliki sesuatu yang lebih dibanding orang lain, yaitu hubungan (nasab dan keilmuan) dengan Nabi saw. Diantara mereka ada yang alim ibnu alim ibnu alim hingga Nabi saw, ada yang wali ibnu wali ibnu wali hingga Nabi saw, ada yang saleh ibnu saleh ibnu saleh hingga Nabi saw. Di dunia ini, di manakah dapat ditemukan hal seperti ini?

Ibnu Hajar dalam al-Shawaiq al-Muhriqah mengatakan bahwa: 

'Mereka (keturunan Rasulullah saw) adalah gudang-gudang ilmu Islam dan hukum-hukum syara'. Kalau saja para keturunan Rasulullah saw yang jahil akan ilmu agama berusaha untuk belajar, niscaya mereka tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menjadi alim.

Al-Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi berkata: 

'Kita ahlul-bait, jika bertawajjuh untuk menuntut asrar, akan berhasil dengan waktu singkat. Yang menyebabkan kita tertinggal adalah karena kita menelantarkan diri kita sendiri, Barang siapa menelantarkan dirinya, ia akan hilang tersesat. Semoga Allah membimbing kita ke jalan para salaf kita yang saleh dan mengembalikan barakah dan asrar mereka kepada kita'.

NB: Banyak dari kita yg meninggalkan datuk2 kita yg sholeh. Kita merasa datuk2 kita aqidahnya salah dan tdk sempurna krn tdk mengikuti para Imam Ahlulbait. Dan ada lg yg mengaku alawiyyin, tp menyalahkan datuk2nya, bahkan ada yg menyesatkan atau mengkafirkan (secara tidak langsung). Mereka sdh bener2 tersesat krn meninggalkan datuk2 mereka yg sholeh. Al Habib Ali ra didalam syairnya jg mengatakan :

"Barangsiapa yg tidak mengikuti datuk2nya yg sholeh, maka pasti akan bingung dan sesat."

Ini nasehat sekaligus peringatan bagi alawiyyin.



2014@abdkadiralhamid

Subscribe to receive free email updates: