10 Pertanyaan & Permintaan Iblis Kepada Allah Swt

 

10 Pertanyaan & Permintaan Iblis Kepada Allah Swt

A. Pertanyaan IBLIS LAKNATULLAH kepada ALLAH SWT

Disebutkan dalam kitab kanzul ‘Umal juz 16 hal. 98, Sebuah hadits yang bersumber riwayat Ibnu Abi Dunya dalam tipudaya -tipudaya syaitan, Ibnu Jarir, ibnu Murdawaih dari Abu Umamah:

إن أبليس لما أنزل إلى الأرض قال: يا رب! أنزلني إلى الأرض وجعلتني رجيما فاجعل لي بيتا، قال: الحمام، قال: فاجعل لي مجلسا، قال: الأسواق ومجامع الطرق، قال: فاجعل لي طعاما، قال، ما لا يذكر اسم الله عليه، قال: اجعل لي شرابا، قال: كل مسكر، قال: اجعل لي مؤذنا، قال: المزامير، قال: اجعل لي قرآنا: قال الشعر قال: اجعل لي كتابا، قال: الوشم، قال: اجعل لي حديثا، قال: الكذب، قال: اجعل لي رسولا، قال: الكهانة، قال: اجعل لي مصايد، قال: النساء. “ابن أبي الدنيا في مكايد الشيطان، وابن جرير، طب، وابن مردويه – عن أبي أمامة”.

Sesungguhnya Iblis ketika diturunkan ke bumi, dia bertanya kepada Allah sebagai berikut :
  1. Iblis bertanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Ya Tuhanku! Engkau telah menurunkanku ke dunia dan menjadikan aku terkutuk, maka dimanakah tempat kediamanku.” Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Wahai iblis! tempat kediamanmu ialah jamban (tandas-wc).”
  2. Iblis berkata:”Ya Tuhanku! dimanakah tempat bagiku berkumpul?.” Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Wahai iblis! tempatmu berkumpul ialah di pasar-pasar, tampat-tempat hiburan (pusat membelanjaan atau Mall, club malam, pesta-pesta maksiat, majlis maksiat) dan sebagainya.”
  3. Kata iblis:”Wahai Tuhanku!, apakah makanan untukku?. “Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Wahai iblis, makanan untukmu ialah sesuatu yang tidak disebut nama Allah.”
  4. Kata iblis: “Wahai Tuhanku!, apakah minuman untukku? “Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Wahai iblis, minuman untukmu ialah sesuatu yang memabukkan dan yang tidak dimulai dengan nama Allah.”
  5. Iblis bertanya lagi: “Wahai Tuhanku! apakah azanku untuk mengumpul orang?”. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Wahai iblis, azan untuk mu ialah seruling.”
  6. Iblis berkata lagi:”Ya Tuhanku! Tunjukkanlah padaku apakah bahan bacaanku?” Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Wahai Iblis, bahan bacaanmu ialah syair (sajak, lagu, puisi yang melalaikan manusia dari mengingat Tuhan).
  7. Kata iblis:”Ya Tuhanku! Apakah tulisan bagiku?.” Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Wahai iblis, tulisanmu adalah tulisan gincu yang palsu dibadan, (seperti gincu, tato, tahi lalat yang diada-adakan dan yang lebih kurang sama dengannya).
  8. Iblis berkata:”Wahai Tuhanku! apakah cerita-cerita bagiku?”. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Cerita-cerita bagimu adalah kata-kata dusta (bohong atau yang berkaitan dengannya)”.
  9. Tanya iblis lagi: “Ya Tuhanku! siapakah yang menjadi utusan bagiku?”. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Wahai iblis para utusanmu ialah terdiri dari dukun (peramal nasib), ataupun yang lebih kurang sama dengannya.”
  10. kata iblis: “Wahai Tuhanku! Apakah perangkap bagiku?.” Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Wahai iblis, perangkap untukmu ialah wanita-wanita.”

Dari hadits di atas, dapatlah dikenali bahwa sepuluh perkara tersebut merupakan jalan Iblis Laknatullah untuk menjerumuskan manusia ke jalan yang tidak di ridha-i Allah Swt. Pada zaman sekarang ini, sepuluh perkara diatas telah menjadi trend, artinya pada umumnya manusia sekarang sudah masuk dalam perangkap Iblis Laknatullah. Barang siapa yang masuk dalam perangkap Iblis Laknatullah, niscaya akan bersamanya diakhirat kelak. Sebab, siapa teman kita didunia ini, maka dialah teman kita diakhirat kelak.
Dialog ALLAH SWT dengan IBLIS LAKNATULLAH dikuatkan Dalam riwayat lain yang bersumber dari Ibnu Abbas;

قال إبليس لربه: يا رب! أهبط آدم وقد علمت أنه سيكون كتاب ورسل، فما كتابهم ورسلهم؟ قال: رسلهم الملائكة والنبيون معهم، وكتبهم التوراة والإنجيل والزبور والفرقان؛ قال: كتابك الوشم، وقرآنك الشعر، ورسلك الكهانة، وطعامك ما لم يذكر اسم الله عليه، وشرابك كل مسكر، وصدقك الكذب وبيتك الحمام ومصايدك النساء، ومؤذنك المزمار، ومسجدك الأسواق .

Telah bertanya Iblis Kepada Tuhannya : Ya Tuhanku ! ;” Engkau telah menempatkan Adam, dan aku tahu dia memiliki kitab dan utusan, Ya Allah Apakah kitab mereka dan utusan mereka ? Allah menjawab :” Rasul-rasul mereka adalah malaikat dan mereka bersama para nabi, kitab mereka Taurat, injil, Zabur dan Al-Qur’an, Sedangkan kitab kamu adalah tulisan gincu yang palsu dibadan (tato) bacaanmu syair, utusanmu dukun, makananmu apa-apa yang tidak disebut nama Allah, minumanmu setiap yang memabukan, teman karibmu para pembohong, rumahmu setiap tempat yang kotor dan bau , umpanmu wanita binal, penyerumu alat-alat music, dan masjidmu adalah pasar” (H.R Thabrani)

Dari hadits diatas, maka ada 10 perangkap Iblis (talbis) yang disiapkan untuk senantiasa menyeret manusia sesat dan melakukan kemaksiatan yaitu;
  1. Tempat-tempat kotor
  2. Pasar-pasar atau pusat perbelanjaan, Mall
  3. Makanan yang tidak membaca Basmalah pada waktu memakannya apalagi makanan-makanan yang haram
  4. Minuman yang memabukan
  5. Memainkan alat-alat musik
  6. Mendengarkan syair, atau sejenisnya
  7. Tato
  8. Perkataan dusta/bohong
  9. Dukun, mentalis, peramal dll.
  10. Wanita binal/seksi
Dengan mudahnya manusia bodoh dan tamak diseret bahkan bukan dinamakan diseret lagi, tapi ikut dengan SUKA RELA masuk kedalam perangkap Iblis LAKNATULLAH, betapa banyak orang yang telah menjadikan bujuk rayu IBLIS LAKNATULLAH sebagai MODE dan TREND… Na’udzubillah Tsumma Na’udzubillah

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ
Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, (Al-‘Araf :16)

ثُمَّ لآتِيَنَّهُم مِّن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَن شَمَآئِلِهِمْ وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ
kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (Al-‘Araf :17)

dari pernyataan IBLIS LAKNATULLAH ini, dapat kita ketahui bahwa kita akan didatanginya dari 4 arah ianya MUKA, BELAKANG, KIRI dan KANAN. Namun, ALLAH SWT telah memberikan senjata untuk melawannya. Ianya: IMAN, ISLAM, TAUHID dan MAKRIFAT.
Artinya kita saja yang tidak menggunakan senjata ini untuk melawan godaan IBLIS LAKNATULLAH ini. Bukan IBLIS LAKNATULLAH yang cerdik, tapi manusia yang tergoda yang BODOH dan ZOLIM.

Wahai akhina, kalau didalam dadamu ada IMAN, maka akan terpancarlah NUR IMAN yang selalu menjaga keyakinanmu kepada ALLAH SWT. Dan bila pada dirimua ada ISLAM, maka akan terpancarlah NUR ISLAM dari hatimu sehingga dengan suka rela engkau akan menegakkan syari’at ISLAM pada dirimu. Dan bila pada dirimu ada TAUHID, maka terpancarlah NUR TAUHID dari dirimu, sehingga murni LAILAHAILLALLAH, yang kamu ucapkan. Karena kalimat TAUHID itu tercipta dari adanya NUR TAUHID pada hati sehingga member bekas pada setiap anggota dan pekerjaanmu. Akhirnya engkau tidak akan bergantung pada yang lain daripada ALLAH SWT. Tida akan masuklah AL WAHN ianya CINTA DUNIA dan TAKUT MATI pada hatimu. Dan ketahuilah bila ada MAKRIFAT ianya pengenalan akan ALLAH SWT pada jiwamu, niscaya engkau tidak akan berpaling dari kedudukan untuk mengenal-NYA walaupun berjuta hantaman dari SYETAN datang padamu, dalam keadaan NYATA ataupun yang GHOIB.

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأَرْضِ وَلأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, (al-Hijr:39)
إِلاَّ عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ
kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”. (al-Hijr :40) 

B. 10 Permintaan Iblis Kepada Allah Swt adalah sebagai berikut:


1. Aku meminta agar Allah membiarkanku berbagi alam harta dan anak manusia ,Allah mengizinkan " Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka (tetapi) tidaklah janji setan kecuali semua itu tipuan"(QS.Al Isra-64)
Aku akan makan dari harta yang tidak dizakatkan.Aku juga makan makanan haram yang bercampur dengan riba . ku makan juga makanan yang tidak dibacakan atas nama Allah

2. Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang-0orang yang berhubungan (bersetubuh) dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah. Setan akan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada setan.

3. Aku minta agar aku bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan yang berjalan tidak untuk tujuan yang halal.

4. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.

5. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagi masjidku.

6. Aku minta agar Allah menjadikan sya'ir ( dari penyair) sebagai qur'anku.

7. Aku meminta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.

8. Aku meminta agar Allah memberikanku saudara , yaitu orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat . Allah berfirman "Orang yang boros adalah saudara-saudara setan."
(QS.Al Isra' 27)

9. Aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa
melihatku. (dengan seizin Allah hanya sebagian saja yang bisa melihatku)

10. Aku meminta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab " silahkan " dan aku bangga dengan kemampuan tersebut hingga hari kiamat. sebagian besar manusia bersamaku dihari kiamat.



Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.”
Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!
Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.

Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”
Rasulullah SAW lalu membaca ayat :
“Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 – 119)

juga membaca,
“Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)

Iblis lalu berkata:
“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.”

Sampaikanlah risalah ini kepada saudara-saudara kita, agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas-tugas dari Iblis atau Syaithan tsb. Sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis atau Syaithan.
Mudah-mudahan dengan demikian kita dapat setidak-setidaknya membuat hidup ini lebih nyaman dan membuat tempat serta lingkungan kita lebih aman.

2014@abdkadiralhamid

Subscribe to receive free email updates: