Home » » Terjemah Kitab Ihya’ul Mayyit fii Fadhilati Ahlul Bayt 60 Hadits Keutamaan Ahlul Bayt Karya Al Imam Jalaluddin As Suyuthi
Home » » Terjemah Kitab Ihya’ul Mayyit fii Fadhilati Ahlul Bayt 60 Hadits Keutamaan Ahlul Bayt Karya Al Imam Jalaluddin As Suyuthi

Terjemah Kitab Ihya’ul Mayyit fii Fadhilati Ahlul Bayt 60 Hadits Keutamaan Ahlul Bayt Karya Al Imam Jalaluddin As Suyuthi

Written By Abdkadir Alhamid on April 20, 2013 | 15:46

Terjemah Kitab Ihya’ul Mayyit fii Fadhilati Ahlul Bayt
60 Hadits Keutamaan Ahlul Bayt Karya Al Imam Jalaluddin As Suyuthi




Muqadimah Terjemah

Segala puji bagi Allah swt, Rabb yang memberi petunjuk dan yang menampakkan kebenaran kepada hambanya. Shalawat keberkahan dan salam atas nabi mushthofa khotamin nabiyyin Muhammad bin 'Abdullah, serta kepada seluruh keluarga, dzurriyyat dan para sahabatnya.


Allah berfirman : "Sesungguhnya telah datang seorang Rasul dari kaum ( golongan )mu sendiri, berat serasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan ( keimanan dan keselamatan ) bagimu, amat belas kasih lagi penyayang terhadap orang-orang Mu'min (QS.9:128)". Dan firman Allah : "Boleh jadi kamu (Muhammad saw)

akan menyengsarakan dirimu sendiri karena mereka tidak beriman (QS.26:3) Dan masih banyak firman Allah swt tentang Muhammad saw serta keutamaan-keutamaannya. Amma ba'du

Apa dan Siapa Ahlul Bayt ?

Kata ahlul bayt menurut arti bahasa adalah Al Qorib wal 'Asyirah yaitu family dan keluarga terdekat bisa juga termasuk istri.

Pengertian Ahlul Bayt nabi secara 'urfan ( umum ) adalah seluruh keluarga dekat termasuk paman, bibi, anak, anak paman dan bibi serta anak cucu beliau, pengertian itu telah dipergunakan oleh orang-orang sejak masa-masa awal islam hingga sekarang. pengertian kata ahlul bayt bisa memiliki pengertian yang berbeda-beda tergantung dari sudut mana kita melihatnya.
Sedangkan pengertian ahlul bayt secara sya'riat adalah 'Ali kwh, Fatimah ra, Syarif Hasan dan Sayyid Husein ra. Pembatasan pengertian hanya kepada mereka tersebut berdasarkan dalil-dalil kontekstual yang cukup tegas dan jelas diantaranya ayat At Tathir, Allah berfirman : "Sesungguhnya Allah swt berkehendak untuk menghilangkan kotoran dari kalian wahai ahlul bayt dan mensucikan kalian sesuci-sucinya (QS.33:33) ".
Landasannya :
1. Hadits Riwayat At Turmudzi dari

    Sa'ad bin Abi waqqas ra :

"Ketika turun ayat (QS.33:33) " Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, wanita-wanita kami dan wanita-wanita kamu dan diri kami dan diri kamu.. "Rasulullah saw menanggil 'Ali bin Abi Thalib, Fatimah, Hasan dan Husein kemudian beliau bersabda : "Ya Allah, merekalah Ahlul Baytku (keluargaku) ".

2. Hadits riwayat At Turmudzi dari Ummu Salamah


"Ayat : At Tathir (QS.33:33), turun untuk Rasulullah di rumahku ketika aku sedang duduk di depan pintu,

aku bertanya : Ya Rasulullah, bukankah aku juga ahlul baytmu, beliau menjawab : engkau dalam kebaikan,
engkau dari istri-istriku, ketika itu rasulullah di rumah bersama 'Ali, Fatimah, Hasan dan Husein kemudian
beliau memasukkah mereka di bawah sorban beliau seraya bersabda : "Ya Allah, merekalah ahlul baytku
maka hilangkanlah kotoran dari mereka dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya ".

3. Hadits riwayat Muslim dari Zaid bin 'Arqom

"Suatu hari Rasul berpidato di hadapan kami dekat danau bernama Khom antara Mekkah dan Madinah, setelah memuji Allah, beliau mulai menasihati kami dan bersabda : "Wahai orang-orang, aku tak ubahnya seorang manusia, mungkin utusan tuhanku akan segera datang memanggilku, ketahuilah bahwa aku meninggalkan pada kalian 2 benda berharga, kitabullah yang mengandung cahaya dan bimbingan maka ambilah kitabullah dan berpegang padanya.. beliau meneruskan : Dan ahlul baytku, aku memperingatkan kalian tentang ahlul baytku, aku memperingatkan kalian tentang ahlul baytku, aku memperingatkan kalian tentang ahlul baytku...".

perawi hadits bertanya kepada Zaid bin 'Arqom :
siapakah Ahlul Bayt Rasul, adakah istri-istri beliau termasuk ahlul baytnya ?
Zaid menjawab : Tidak, Demi Allah, seorang istri hidup bersama suaminya untuk beberapa waktu dan ketika dicerai, ia akan kembali kepada kaumnya sendiri ".
Dan riwayat ayat At Tathir yang menunjuk pembatasan hanya pada mereka cukup kuat dan banyak diriwayatkan oleh kalangan dan tokoh-tokoh penting ahlussunnah lainnya, diantaranya ;

1. Imam Muslim dalam Shahihnya

2. Imam At Turmudzi dalam kitab shahihnya
3. Al Hakim dalam kitab Al Mustadraknya
4. Imam Ahmad dalam kitab Musnadnya
5. Imam An Nasa'i dalam kitab khoshaishnya
6. Al Muhib At Thabari dalam Riyadhun Nadhirahnya
7. Al Muttaqi Al Hindi dalam kitab Kanzul 'Ummalnya
8. Ibnu 'Abdi Al Bar Al Andalusi dalam Al Isti'abnya
9. Ibnu 'Atsir Al Jazari dalam Usdul Ghobahnya
10. At Thohawi Al Hanafi dalam kitab Musykil Al Atsarnya
11. Al Haitsami dalam Majma'ul Zawaidnya
12. Ibnu Jarir At Thabari dalam tafsir Jami'ul Bayannya
13. As Suyuthi dalam tafsir Durul Mantsurnya
14. Imam Abu Daud dalam Musnadnya
15. Al Khatib Al Baghdadi dalam kitab tariknya

Jalur jalur riwayat mereka dikutip oleh Sayyid Murtadha Al Husaini Al Fairuz Zabadiy dalam kitab Fadhailul Khamsah min Shihatus Sittah, juz 2 hal. 264-289.

Dari riwayat-riwayat tersebut meski secara bahasa kata ahlul bayt dapat diterapkan atas setiap penghuni rumah seseorang namun secara syari'at Allah swt dan Rasulnya telah membatasi pengertian kata Ahlul Bayt Nabi hanya kepada sejumlah pribadi dari keluarga terdekat beliau yaitu : 'Ali kwh, Fatimah ra, Hasan ra, Husein ra.
Dengan demikian itulah pengertian kata ahlul bayt nabi dalam ayat At Tathir (QS.33:33).

Terjemah Kitab Ihya'ul Mayyit fii Fadhilati Ahlul Bayt Karya : Al Imam Jalaluddin As Suyuthi.


1. Biografi singkat penulis


Nasabnya : Alhafizh Jalaluddin Abul Fadl Abdurrahman bin Abu Bakar bin Muhammad Al Khudhairi As Suyuthi Asy Syafi'i.


Kelahiran dan kehidupannya :


As Suyuthi dilahirkan pada bulan Rajab tahun 849H. Dan ada yang mengatakan bukan pada tahun itu. Ayah

beliau wafat ketika ia baru berusia 5th 7bln". Oleh karena itu beliau hidup sebagai anak yatim".
Ia hafal Alqur'an ketika usianya kurang dari 8th, kemudian beliau menghafal kitab 'Umdatul Ahkam, Minhajun Nüri, Alfiyah Ibnu Malik dan Minhajul Baidhawi. lalu beliau mengajukan hafalannya kepada ulama besar pada masa itu dan merekapun memberi ijazah. Jumlah para syek dan gurunya tidak kurang dari 50orang.

Karya-karyanya : Beliau mengarang lebih dari 500 buah karya tulis. Karya-karyany yang terkenal seperti ;


a. Ad Dürul Mantsur fit Tafsir bil Ma'tsur

b. Al Mizhar
c. Al Asybah wan Nazhair
d. Aj Jami' Ash shoghir
e. Hamul Hawami' syarh Jam'ul Jawami'
f. Fannul Muhadhoroh fii Akhbar Mishri wal Qohirah
g. Tamamud Dirayah
h. Tafsir Jalalain
i. dll
dan tidak bisa disebutkan disini.

Beliau juga seorang penyair yang banyak menggubah syair, membuat berbagai tulisan ilmiah serta tulisan-tulisan yang berkaitan dengan hukum-hukum agama.


Wafat Beliau : Ibnu Al Ammad dalam kitabnya Syadzaratudz Dzahab mengatakan : 'beliau wafat pada malam Jum'at tgl 10 Jumadil Awwal di rumah kediamannya, di desa Raudhatul Miqyas setelah selama 7hari menderita penyakit hebat ditangan kirinya, dalam usia 61thn, kemudian dikebumikan di desa Husy Qushun di luar pintu masuk kota Al Qorofah'.


PERSEMBAHAN


Bismillahirrahmanirrahim


Segala puji bagi Allah dan salam bagi hamba-hambanya yang terpilih.


Risalah kecil ini adalah kumpulan 60 hadits yang saya beri nama ''Ihya'ul Mayyit bifadhalil Ahlul Bayt''.


Al Hafizh Jalaluddin Abdurrahman bin Abu Bakar Asy Syafi'i As Suyuthi.


HADITS 1

Sa'id bin Manshur dalam kitab susunannya meriwayatkan dari Sa'id bin Jubair tentang firman Allah SWT dalam ayat ''Katakanlah, aku tidak meminta dari kalian sesuatu upahpun (atas seruanku) kecuali kasih sayang terhadap keluarga'' QS.42:23. Ia berkata, yang dimaksud keluarga dalam ayat itu adalah keluarga Rasulullah SAW.

HADITS 2

Ibnu Al Mundzir dan Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Murdawaih meriwayatkan dalam kitab tafsir mereka dan At Thobroni dalam Al Mu'jam Al Kabir dari Ibnu 'Abbas ra berkata: ketika turun ayat ini (QS.42:23) Para shahabat bertanya : wahai Rasulullah, siapakah keluargamu yang wajib atas kita untuk mencintai mereka?
Beliau menjawab: ''Ali, Fatimah dan kedua putra mereka''.

HADITS 3

Ibnu Hatim meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas tentang firman Allah (QS.42:23) Dan siapa yg mengerjakan kebaikan'', Ia berkata: ''yang dimaksud kebaikan adalah kecintaan kepada keluarga Muhammad saw''.

HADITS 4

Diriwayatkan oleh Ahmad dan Turmudzi dan Ia menshahihkannya, An Nasa'i dan Al Hakim dari Al Muthalib bin Robi'ah, Ia berkata: bahwa Rasulullah saw bersabda: ''Demi Allah, iman tidak akan masuk ke dalam hati seorang muslim sehingga ia mencintai kalian (keluarga nabi saw), karena Allah dan karena hubungan keluarga denganku''.

HADITS 5

Diriwayatkan oleh Muslim dan Turmudzi dan An Nasa'i dari Zaid bin Arqam bahwa Rasulullah saw bersabda:
''Aku ingatkan kalian tentang ahlul baytku''.

HADITS 6

Diriwayatkan oleh At Turmudzi dan ia menggolongkannya sebagai hadits hasan dan Al Hakim dari Zaid bin Arqom, ia berkata: Rasulullah saw bersabda: ''Sungguh aku tinggalkan padamu apa yang dapat mencegah kamu dari kesesatan setelah kepergianku, selama kamu berpegang teguh kepadanya; Kitabullah dan
'Ithrahku (keluargaku) ahlul bayt. Keduanya tidak akan berpisah sampai keduanya berjumpa denganku di Al Haudh. Maka hati-hatilah dengan perlakuanmu atas keduanya sepeninggalku nanti''.

HADITS 7

Diriwayatkan oleh 'Abdu bin Humaid dalam musnadnya dari Zaid bin Tsabit berkata: Rasulullah bersabda:
''Sungguh aku tinggalkan padamu apa yang dapat mencegah kamu dari kesesatan setelah kepergianku, selama kamu berpegang teguh kepadanya: Kitabullah dan 'Ithrahku Ahlul Baytku, dan keduanya tidak akan berpisah sehingga datang kepadaku di Al Haudh''.

HADITS 8

Ahmad bin Abu Ya'la meriwayatkan dari Abu Sa'id Al Khudri, sesungguhnya Rasulullah bersabda: ''Aku merasa segera akan dipanggil (Allah swt) dan aku akan memenuhi panggilan itu, maka aku tinggalkan padamu
TSAQOLAINI (2 Pusaka) yaitu: Kitabullah dan 'Ithrahku. Dan sesungguhnya Allah yang Maha Mengetahui telah berfirman kepadaku bahwa keduanya tidak akan berpisah sehingga keduanya datang menjumpaiku di Al Haudh. Oleh karena itu perhatikan bagaimana perlakuanmu atas kedua peninggalanku itu''.

HADITS 9

Diriwayatkan oleh At Turmudzi dan ia menggolongkan hadits ini hasan dan At Thobrani dan Al Hakim dari Ibnu 'Abbas ra, Ia berkata: Rasulullah bersabda: "Cintailah Allah karena nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan-Nya dan cintailah aku karena kecintaan (kamu) kepada Allah serta cintailah ahlul baytku karena kecintaan (kamu) kepaku".

HADITS 10

Bukhari meriwayatkan dari Abu Bakar As Shiddiq, Ia berkata: "Peliharalah Muhammad dengan memelihara keluarganya".

HADITS 11

Diriwayatkan oleh At Thobrani dan Al Hakim dari Ibnu 'Abbas ra, Ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
"Wahai bani Abdul Mutholib, aku mohon kepada Allah buat kalian 3 hal, aku memohon dari-Nya agar meneguhkan orang yang bangkit dari kalian, agar ia mengajari yang bodoh dari kalian dan memberi petunjuk bagi yang sesat dan aku memohon dari-Nya agar menjadikan kalian orang-orang dermawan, pemberani dan berhati belas kasih. Maka sekiranya seseorang berdiri di antara salah satu sudut Ka'bah dan Maqam Ibrahim, lalu ia shalat dan puasa, sedangkan ia adalah pembenci keluarga (Ahlul Bayt) Muhammad, pasti ia masuk neraka".

HADITS 12

At Thabrani meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas ra, sesungguhnya Rasulullah saw bersabda : "Kebencian kepada bani Hasyim dan Anshor adalah kufur dan membenci orang-orang Arab adalah kemunafikan".

HADITS 13

Ibnu 'Adi dalam kitabnya Al Kamil meriwayatkan dari Abu Sa'id Al Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Barang siapa membenci kami Ahlul Bayt maka ia adalah munafik".

HADITS 14

Ibnu Hibban dalam shahih dan Al Hakim meriwayatkan dari Abu Sa'id Al Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Demi yang jiwaku ditangan-Nya tidak seorangpun membenci kami kecuali akan dimasukkan Allah swt ke neraka".

HADITS 15

At Thabrani meriwayatkan dari Hasan bin 'Ali kwh, beliau berkata kepada Mu'awiyah bin Khadij :
"Wahai Mu'awiyah bin Khadij, hati-hatilah dari membenci kami, karena sesungguhnya Rasulullah bersabda : "Tiada seseorangpun yang membenci dan menghasud kami kecuali akan dihalau dari Al Haudh dengan cambuk dari api".

HADITS 16

Ibnu 'Adi dan Al Baihaqi dalam Syu'abul Iman meriwayatkan dari 'Ali kwh, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :
"Barangsiapa tidak mengenal hak 'ithrahku dan anshornya maka ia salah satu dari 3 golongan, munafik atau anak haram atu anak dari hasil tidak suci yaitu ; dikandung oleh ibunya dalam keadaan haid".

HADITS 17

At Thabrani dalam kitabnya Al Awsath dari Ibnu 'Umar, ia berkata: Akhirnya ucapan Rasulullah sebelum wafat adalah : "Perlakuan aku sepeninggalku dengan bersikap baik kepada Ahlul Bayt".

HADITS 18

Diriwayatkan oleh At Thabrani dalam Al Awsath dari Hasan bin 'Ali ra, sesungguhnya Rasulullah saw bersabda : "Mantapkanlah dirimu pada kecintaan pada kami ahlul bayt sebab barangsiapa menghadap Allah swt sedang ia mencintai kami niscaya ia masuk syurga dengan syafa'at kami. Demi Allah yang diriku / jiwaku berada ditangan-Nya, tidak akan berguna amal seseorang bagi dirinya kecuali bila ia mengetahui hak kami".

HADITS 19

At Thabrani dalam Al Awsath meriwayatkan dari Jabir bin 'Abdullah ra, ia berkata: Rasulullah saw berpidato dihadapan kami, maka aku mendengarnya besabda : "Wahai manusia barangsiapa membenci ahlul baytku, Allah swt akan kumpulkan ia pada hari kiamat sebagai orang yahudi".

HADITS 20

At Thabrani meriwayatkan dalam Al Awsath dari 'Abdullah bin Ja'far (bin 'AlI bin Abi Tholib ra), ia berkata: aku mendengar Rasulullah saw bersabda : "Wahai bani Hasyim, aku memohon dari Allah swt untuk kalian, agar ia menjadikan kalian pemberani dan pengasih. Aku memohon agar ia memberikan petunjuk bagi yang tersesat, memberi rasa aman bagi yang ketakutan dan mengenyangkan yang lapar dari kalian. Dan demi jiwaku yang berada ditangan-Nya, tiada beriman seseorang dari mereka sehingga mencintai kamu karena aku, apakah kamu mengharapkan untuk masuk ke dalam syurga dengan syafa'atku lalu bani Mutholib tidak mengharapkanya".

HADITS 21

Diriwayatkan oleh Ibnu 'Abi Syaibah dan Musaddad dalam musnadnya, Al Hakim, At Turmudzi dalam Nawadirul Ushul, Abu Ya'la dan At Thabrani dari Salamah bin Al Akwa', ia berkata: Rasulullah saw bersabda :
"Bintang-bintang di langit adalah petunjuk keselamatan bagi penghuni langit dan Ahlul Baytku adalah penyelamat umatku".

HADITS 22

Al Bazar meriwayatkan dari Abi Hurairah ra, ia berkata: Rasulullah saw bersabda : "Telah ku tinggalkan padamu 2 hal. Kalian tidak akan sesat setelah keduanya; Kitabullah dan 'Ithrahku. Keduanya tiada akan berpisah sehingga datang menemuiku di telaga Al Haudh".

HADITS 23

Al Bazzar meriwayatkan dari 'Ali bin 'Abi Thalib kwh, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : "Sungguh aku akan dibawa pergi (wafat) dan telah aku tinggalkan padamu 2 pusaka yang berharga yaitu : Kitabullah dan Ahlul Bayt. Dan kamu tidak akan tersesat setelah keduanya".

HADITS 24

Al Bazzar meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas ra, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : "Perumpamaan ahlul baytku ibarat bahtera Nuh, barangsiapa yang ikut berlayar bersamanya dia akan selamat dan barangsiapa yang enggan dan terlambat, dia akan tenggelam".

HADITS 25

Al Bazzar meriwayatkan dari 'Abdullah bin Zubair ra bahwa nabi saw bersabda : "Perumpamaan Ahlul Baytku ibarat bahtera Nuh. Barangsiapa berlayar dengannya dia akan selamat dan barangsiapa meninggalkannya dia akan tenggelam".

HADITS 26

At Thabrani meriwayatkan dari Abu Dzar ra, (ia berkata): aku mendengar Rasulullah saw bersabda :
"Perumpamaan Ahlul Baytku diantara kamu ibarat bahtera Nuh diantara kaumnya. Barangsiapa iku berlayar bersamanya dia akan selamat dan barangsiapa yang enggan dan terlambat dia akan binasa. Dan perumpamaan Ahlul Baytku diantara kamu seperti pintu pengampunan Bani Israil".

HADITS 27

At Thabrani meriwayatkan dalam Al Awsath dari Abu Sa'id Al Khudri ra (ia berkata) : aku mendengar Rasulullah saw bersabda : "Perumpamaan Ahlul Baytku laksana bahtera Nuh as. Barangsiapa menaikinya dia akan selamat dan barangsiapa meninggalkannya dia akan tenggelam. Dan perumpamaan Ahlul Baytku diantara kamu seperti pintu pengampunan diantara Bani Israil. Barangsiapa memasukinya maka dosa-dosanya akan diampuni".

HADITS 28

Ibnu Najjar dalam tarikhnya meriwayatkan dari Hasan bin 'Ali ra, ia berkata : Rasulullah saw bersabda :
"Setiap segala sesuatu mempunyai azas dan azas Islam adalah kecintaan kepada shahabat Rasulullah dan Ahlul Baytnya".

HADITS 29

At Thabrani meriwayatkan dari 'Umar ra bahwa Rasulullah saw bersabda : "Setiap putra seorang perempuan bergabung nasabnya kepada ashabahnya (keluarganya dari pihak ayah) kecuali keturunan Fatimah ra, akulah ashabah mereka dan Akulah ayah mereka".

HADITS 30

At Thabrani meriwayatkan dari Fatimah Az Zahra ra, beliau berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :
"Setiap putra ibu akan bergabung dalam nasabnya kepada ashabahnya kecuali anak-anak Fatimah, Akulah wali mereka dan Akulah ashabah mereka".

HADITS 31

Al Hakim meriwayatkan dari Jabir ra, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : "Setiap putra ibu memiliki ashabah yang mereka dinisbatkan kepadanya kecuali kedua putra Fatimah, Akulah wali mereka dan Aku adalah ashabah mereka".

HADITS 32

At Thabrani meriwayatkan dalam Al Awsath dari Jabir ra bahwa ia mendengar 'Umar bin Al Khaththab ra mengatakan kepada orang-orang ketika ia menikah dengan salah seorang putri 'Ali ra. Tidaklah kalian mengucapkan selamat atasku ? aku mendengar Rasulallah saw bersabda : "Akan terputus pada hari kiamat semua sebab dan nasab (keturunan) kecuali sebabku dan nasab yang bersambung denganku".

HADITS 33

At Thabrani meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas ra, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : "Semua sebab dan nasab akan terputus pada hari kiamat kecuali sebab dan nasab yang bersambung denganku".

HADITS 34

Ibnu 'Asakir dalam Tarikhnya meriwayatkan dari Ibnu 'Umar ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :
"Semua hubungan nasab dan shihr (kerabat sebab hubungan perkawinan) akan terputus pada hari kiamat kecuali nasab dan shihrku".

HADITS 35

Al Hakim meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :
"Bintang-bintang adalah petunjuk keselamatan bagi penghuni bumi dari bahaya tenggelam dan Ahlul Baytku adalah penyelamat umatku dari bahaya perselisihan dan perpecahan (dalam urusan-urusan agama). Bila salah satu dari qabilah menyeleweng dan menentang niscaya mereka akan bercerai berai dan menjadi kelompok iblis".

HADITS 36

Al Hakim meriwayatkan dari Anas ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :
"Tuhanku menjanjikan untuk Ahlul Baytku, barangsiapa dari mereka yang mengakui ke-Esaan (Allah swt) dan menyaksikan bahwa aku telah menyampaikan risalah, ia tidak akan menyiksa mereka".

HADITS 37

Ibnu Jarir meriwayatkan dalam tafsirnya dari Ibnu 'Abbas ra pada firman Allah swt.. :
"Dan kelak tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas (QS:93:5), ia berkata : "Diantara kepuasan Muhammad saw adalah agar tidak seorangpun dari Ahlul Baytny masuk kedalam api neraka".

HADITS 38

Diriwayatkan oleh Al Bazzar, Abu Ya'la, Al 'Uqaili, At Thabrani dan Ibnu Syahin dalam As Sunnah dari Ibnu Mas'ud ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Sesungguhnya Fatimah telah menjaga dirinya oleh karena itu Allah swt mengharamkan keturunannya atas api neraka".

HADITS 39

At Thabrani meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas ra, ia berkata : Rasulullah saw berkata kepada Fatimah ra :
"Sesungguhnya Allah swt tidak akan menyiksamu dan anak cucumu".

HADITS 40

At Turmudzi meriwayatkan sebuah hadits dan ia menggolongkannya hadits ini hasan dari Jabir ra, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : "Wahai manusia, sesungguhnya aku telah tinggalkan padamu apa yang mencegah kamu dari kesesatan selama kamu mengambilkya (berpegang teguh dengannya) yaitu ; Kitabullah dan 'Ithrahku Ahlul Baytku".

HADITS 41

Al Khatib dalam tarikhnya meriwayatkan dari 'Ali kwh, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : "Syafa'atku bagi umatku yakni untuk orang yang mencintai Ahlul Baytku".

HADITS 42

At Thabrani meriwayatkan dari Ibnu 'Umar ra, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : "Pertama orang yang akan aku beri syafa'at dari kalangan umatku adalah Ahlul Baytku".

HADITS 43

At Thabrani meriwayatkan dari Al Muthalib bin 'Abdullah bin Hanthab dari ayahnya, ia berkata : Rasulullah saw berpidato dihadapan kami di Juhfah, beliau bersabda : "Bukankah diriku ini lebih utama (berhak) untuk memimpin kamu daripada dirimu sendiri? jawab mereka : benar ya Rasulullah. beliau melanjutkan : kalau begitu aku akan meminta pertanggungan jawabmu tentang 2 hal ; Al Qu'an dan 'Ithrah-ku".

HADITS 44

Al Thabrani meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas ra, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : "Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba Allah pada hari kiamat sebelum ia ditanya (dan menjawab) 4 pertanyaan ; tentang usianya, untuk apa ia menghabiskannya, tentang tubuhnya, bagaimana ia telah menggunakan tenaganya, tentang hartanya, untuk apa dibelanjakan dan dari mana ia mendapatkannya serta tentang kecintaannya kepada kami Ahlul Bayt ".

HADITS 45

Ad Dailami meriwayatkan dari 'Ali kwh, ia berkata : aku mendengar Rasulullah saw bersabda : "Orang pertama yang mendatangiku di Al Haudh adalah Ahlul Baytku ".

HADITS 46

Ad Dailami meriwayatkan dari 'Ali kwh, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Didiklah putra-putramu atas 3 perkara ; kecintaan kepada nabimu, kecintaan kepada Ahlul Baytnya dan (kecintaan) membaca Al Qu'an. Sesungguhnya pengemban Al Qur'an berada dibawah naungan Allah swt pada hari dimana tiada naungan kecuali naungan-Nya bersama para Nabi dan para washi' (orang-orang pilihan)nya ".

HADITS 47

Ad Dailami meriwayatkan dari 'Ali kwh, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Paling teguhnya kamu di atas shirath (jembatan akhirat) adalah orang yang paling gigih kecintaannya kepada Ahlul Baytku dan shahabat-shahabatku ".

HADITS 48

Ad Dailami meriwayatkan dari 'Ali kwh, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "4 golongan, akulah pemberi syafa'at bagi mereka di hari kiamat, yaitu ; orang yang menghormati dzurriyat (keturunan)ku, orang yang membantu menutupi kebutuhan mereka, membantu mereka dalam urusan-urusan mereka ketika mereka sangat membutuhkan dan orang yang mencintai mereka dengan hatinya ( yang tulus ) dan dengan kata-katanya ".

HADITS 49

Ad Dailami meriwayatkan dari Abu Sa'id ra, id berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :
"Keras kemurkaan Allah terhadap orang yang menggangguku dengan mengganggu 'Ithrahku ".

HADITS 50

Ad Dailami meriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :
"Sesungguhnya Allah swt membenci orang yang makan di atas kekenyangannya, orang yang lalai melaksanakan keta'atan kepada tuhannya, orang yang mencampakkan sunnah nabinya, orang yang meremehkan dzimmah ( tanggung jawab )nya, orang yang membenci 'ithrah nabinya dan mengganggu tetangganya ".

HADITS 51

Ad Dailami meriwayatkan dari Abu Sa'id ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Ahlul Baytku dan orang-orang anshor adalah orang-orang kepercayaanku dan pengemban rahasia ilmuku. Maka terimalah yang baik dari mereka dan ma'afkanlah yang salah dari mereka ".

HADITS 52

Abu Nu'aim meriwayatkan dalam Al Hilya dari 'Utsman bin 'Affan ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Siapa yang memberikan kepada salah seorang dari keturunan 'Abdul Muthalib suatu ( hadiah ) kebaikan lalu ia tidak mampu membalas kebaikannya maka Akulah yang akan membalasnya kelak di hari kiamat ".

HADITS 53

Al Khatib meriwayatkan dari 'Utsman bin 'Affan ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda :
"Barangsiapa berbuat kebaikan kepada salah seorang dari keturunan 'Abdul Muthallib lalu ia tidak mampu membalas kebaikannya di dunia, maka Akulah yang akan membalas kebaikan itu jika ia berjumpa denganku ".

HADITS 54

Ibnu 'Asakir meriwayatkan dari 'Ali kwh, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Siapa yang memberikan jasa kepada salah seorang dari Ahlul Baytku, maka Akulah yang akan membalasnya pada hari kiamat ".

HADITS 55

Al Bawardi meriwayatkan dari Abu Sa'id ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Aku akan tinggalkan padamu apa yang dapat mencegah kamu dari kesesatan yaitu kitabullah, ia adalah suatu sebab yang satu ujungnya ditangan Allah swt dan ujung yang lain pada tanganmu dan 'ithrah ahlul baytku, dan sesungguhnya keduanya tidak akan berpisah, sampai bersama-sama mengunjungiku di telaga Al Haudh ".

HADITS 56

Imam Ahmad dan At Thabrani meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Kutinggalkan padamu kedua penggantiku Kitabullah, tali penghubung yang terbentang antara langit dan bumi dan 'Ithrahku Ahlul Baytku. Sungguh keduanya takkan berpisah sehingga berjumpa denganku di telaga Al Haudh ".

HADITS 57

At Turmudzi, Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Syu'abul Iman meriwayatkan dari 'Aisyah ra dari Nabi saw :
"Ada 6 kelompok yang dilaknat Allah swt, aku dan semua Nabi yang doanya dikabulkan. mereka adalah ; orang yang menambah-nambah kitabullah, orang yang mengingkari taqdir Allah, orang yang berkuasa dengan kekerasan lalu memuliakan orang yang dihinakan oleh Allah swt dan menghinakan orang yang dimuliakan oleh Allah swt, orang yang menghalalkan (sesuatu) yang diharamkan oleh Allah swt, orang yang memperlakukan 'ithrahku dengan perlakuan yang diharamkan oleh Allah swt dan orang yang meninggalkan sunnahku ".

HADITS 58

Diriwayatkan oleh Ad Daruquthni dalam Al Ifrad dan Al Khatib dalam Al Mutaffaq dari 'Ali ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "7 kelompok yang dilaknat Allah dan dilaknat oleh setiap Nabi yang doanya dikabulkan, mereka adalah ; orang yang menambah-nambah kitabullah, orang yang mengingkari taqdir Allah, orang yang menolak sunnahku dan mengambil yang bid'ah, orang yang memperlakukan 'ithrahku dengan perlakuan yang diharamkan Allah, orang yang berkuasa dengan kekerasan atas umatku lalu memuliakan yang dihinakan Allah dan menghinakan yang dimuliakan Allah dan orang yang murtad dengan melarikan diri ke
dusun-dusun setelah hijrah ( sebagai 'Arab baduwi ) ".

HADITS 59

Al Hakim meriwayatkan dalam tarikhnya dan Ad Dailami dari Abu Sa'id ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "3 hal, barangsiapa memeliharanya maka Allah akan memelihara agamanya dan siapa yang menyia-nyiakannya maka Allah tidak akan memelihara apapun baginya, yaitu ; kehormatan islam, kehormatanku dan kehormatan keluargaku ".

HADITS 60

Ad Dailami meriwayatkan dari 'Ali kwh, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda : "Sebaik-baik maunusia adalah orang-orang 'Arab, sebaik-baik orang 'Arab adalah suku quraisy dan sebaik-baik suku Quraisy adalah Bani Hasyim ".

HADITS-HADITS LAINNYA


HADITS 61

Rasullah saw bersabda : "Aku adalah kota (sumber/gudang ) ilmu dan 'Ali adalah pintunya, maka
barangsiapa yang hendak menggapai kota (sumber/gudang ) ilmu maka datangilah (kota/sumber/gudang ilmu ) dari pintunya ".

HADITS 62

Rasulullah saw bersabda : "Allah swt berfirman : Seandainya bukan karena engkau ( Muhammad ) ,seandainya bukan karena engkau ( Muhammad ) tidak akan Aku ciptakan alam semesta ( ini ) ".

HADITS 63

Rasulullah saw berdo'a ketika menikahkan putrinya (Fatimah Az Zahra ra ) dengan 'Ali bin Abi Thalib kwh :
"Ya Allah.. semoga Engkau mengumpulkan yg berserak di muka bumi ini dan memberikan keturunan kepada
keduanya ; keturunan yang baik ( berkualitas ) , pembuka pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah juga pemberi rasa aman bagi umat ".

Wassalam !



Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Abdkadiralhamid | BaniAlawiyyinIndonesia
Copyright © 2014. Sejarah Ahlulbait Rasulullah - All Rights Reserved
Blog Created by Creating Website Published by BaniAlawiyyinIndonesia
Proudly powered by Blogger